Rabu, 05 Juni 2013

TEORI BINTANG KEMBAR. . by RA Lyttleton 1956.



Teori ini diberi nama teori bintang kembar karna Lyttleton beranggapan bahwa tata surya ( matahari dan planet ) terbentuk dari dua buah bintang, yang kemudian salah satunya hancur dan membentuk panet dan yang lainnya menjadi bintang ( matahari ) adpun alsan dari pendapat ini karna setelah penelitian terhadap tata surya lain ternya ada tata surya yang memiliki bintang kembar, oleh karna itulah Lyttleton beranggapan bahwa tata surya kita terbentuk dari proses meladaknya bintang kembar. Adapun raian dari teori tersebut adalah sebagai berikut :
matahari dan kembarannya
Pada awalnya di tata surnya kita ada dua buah bintang kembar yaitu matahari dan kembarannya. Entah karma sebab apa kemudian lama kelamaan kembaran dari matahari tersebut mengalami ledakan ledakan kecil hinga pada suatu ketika kemudian kembaran dari maahari tersebut benar – bena meledak menjadi serpihan – serpihan kecil dan debu – debu.

salah satu matahari hancur
hasil dari pilinan
Serpihan dan debu tersebut kemudian terperangkap oleh gaya grafitasi matahari, namun tidak tersedot masuk. Kemudian debu – debu yang terbentuk nberkumpul dan mempilin sehingga membentuk planet dan serpihan - serpihan batuan membentuk jalur asteroid yang memisahkan  planet dalam dan luar.

bagian matahari yang menjadi astroid

Rabu, 15 Mei 2013

Semangat

Jikalau kita mengerjakan sesuatu sesuai dengan keinginan kita atau jika kita punya ambisi pada suatu pekerjaan, semangat itulah kunci kita untuk dapat menyelesaikan pekerjaan itu dengan baik. Namun bila kita diminta mengerjakan sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan atau minat kita, biasanya akan ogah-ogahan menyelesaikannya.
Di era sekarang segala sesuatu dinilai dengan materi, sehingga apapun pekerjaan / beban, imbangannya adalah materi yang bisa didapatkan darinya. Sehingga materi seolah-olah berperan sebagai penentu 'semangat' dalam menyelesaikan sesuatu pekerjaan / beban.
Semangat sebenarnya bisa ditumbuhkan dengan mulai menyenangi pekerjaan/ beban yang dibebankan pada kita. Kita juga bisa membuka hati dan pikiran kita akan seberapa penting pekerjaan/ beban itu bagi kita maupun bagi orang lain.

Selasa, 14 Mei 2013

Jangan Menyerah...

Belajar mandiri memang tak mudah. Materi atau beban belajar ditentukan sendiri, apalagi materi yang dipelajari.

Sendiri

Sendiri tanpa tepi
Sendiri tanpa bayangan
Sendiri tanpa teman
Sendiri tak berteman
Sendiri tak bertujuan
Sendiri tak terhiburkan
Sendiri mengayuh impian
Sendiri menggapai cita-cita
Sendiri menapaki iman

Selasa, 07 Mei 2013

Sambel Terasi

Sambel terasi tidak beda dengan sambel-sambel yang lain. Bahan yang dibutuhkan untuk membuat sambel tersebut hampir sama, yakni cabe, terasi dan sedikit garam, namun ada juga yang ditambah dengan bawang putih dan bawang merah, tergantung selera kita. Tetapi sambel terasi yang ini berbeda rasanya, mungkin karena yang bikin sambel terasi ini ibuku. 
Dulu ketika mau berangkat sekolah, sarapanku pasti ada sambel terasi, maklum nggak ada yang lain barangkali. Walaupun begitu, sarapan terasa sangat nikmat, apalagi pakai nasi 'liwet' yang kemaren sore, 'adem', pulen .... wuah ... nikmat.
Mungkin pengalamanku itu sudah nggak relevan dengan jaman sekarang. Jaman sekarang mana ada anak yang mau sarapan dengan sambal terasi. Mereka akan lebih memilih sarapan dengan mie instan / makanan instan lainnya.

Minggu, 09 September 2012

Ngalong...Huft....

http://subagyo-sutowidjojo.blogspot.com/2012/09/ngalonghuft.html

Ngalong atau dalam Bahasa Jawa sering disebut 'buoh' adalah kegiatan mendatangi sanak saudara yang punya hajatan (tentu saja dengan undangan) seraya memberikan sumbangan baik itu berupa uang atau barang (kado,dll).

Senin, 27 Agustus 2012

KAMI, ... JADI PANDUMU ...






KAMI, ... JADI PANDUMU ...

Kegiatan kepramukaan dapat dijadikan sebagai sarana penanaman nilai-nilai patriotik kepada para siswa. Melalui kegiatan kepramukaan para siswa dilatih memupuk kebersamaan dalam memecahkan masalah, mencari jalan keluar setiap persoalan, saling tolong-menolong, kerjasama, hormat kepada yang lebih tua, cinta tanah air dan bangsa,dll.

Namun akhir-akhir ini kegiatan kepramukaan kurang mendapat perhatian di beberapa sekolah, hal ini dapat dilihat dari  latihan-latihan yang mulai jarang dilakukan di beberapa sekolah. Latihan hanya dilakukan menjelang event-event kepramukaan, misalnya : menjelang perkemahan Hari Jadi Pramuka atau menjelang Pesta Siaga dan beberapa kegiatan lainnya.

Mudah-mudahan, mendatang kegiatan ini dapat digalakkan kembali mengingat dalam kepramukaan banyak kegiatan yang dapat memupuk jiwa sosial dan nasionalisme yang mendalam.